Tampilkan postingan dengan label Sungmin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungmin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

Love Story in SM High School Part 13


Taeyeon POV

A-apa ini? Jadi Leeteuk oppa kenal dengan yeoja bernama Joo itu?

“Leeteuk oppa,kau kenal dia?” Bisikku pada Leeteuk oppa yang masih bengong. 
Bukannya dijawab,malah dicuekin! Iih! Lama-lama kulempar sepatu,lho! 
“Leeteuk oppa!” Akhirnya Leeteuk oppa-pun menjawab.


“Ee-apa?” Tanyanya membuatku ingin menjedorkan kepalanya ketembok.

“Kau kenal dia?” Tanyaku lagi. Leeteuk oppa-pun menatap Joo yang sedang menatapnya.

“Iya…aku kenal dia…” Jawab Leeteuk oppa. Lalu tiba-tiba Leeteuk oppa berdiri. “Annyeonghaseo,Joo.” Sapa Leeteuk oppa. Langsung saja anak-anak bertanya-tanya “Leeteuk,kau kenal dia?” “Hei,Leeteuk,kau siapanya dia?” “Hwaa! Leeteuk,kau bukan pacarnya,kan? Kau kan sudah punya Taeyeon!” dll.

“Ssstt! Kalian berisik banget sih kayak bebek!” Tegur pak guru,suasana langsung hening seketika. “Jadi,Leeteuk,kau kenal Joo?” Tanya pak guru pada Leeteuk oppa yang sedang berdiri.
“Iya,pak. Aku mengenalnya. Joo adalah teman SD-ku dulu.” Jelas Leeteuk oppa. Semua murid termasuk pak guru pun mengangguk-angguk.

“Oh,begitu. Ya sudah,Joo,kau silahkan duduk di sebelah Cho Im Ah.” Ucap pak guru. Joo hanya mengangguk dan mengikuti ucapan pak guru.

*****

“Ternyata Joo itu temen SD-mu,toh.” Ucapku saat aku dan Leeteuk oppa sedang jajan bareng.

“Emang kenapa?” Tanyanya.

“Nggak apa-apa.” Jawabku singkat.

“Kau cemburu,yaa…” Goda Leeteuk oppa sambil menyenggol lenganku.

“Iih! Ge-er banget,deh!” Balasku. Leeteuk oppa hanya menatapku penuh arti. Kemudian Leeteuk oppa mendekatkan wajahnya ke wajahku…dan…

“Dilarang ciuman di sekolah!” Tiba-tiba YoonHae datang. Mukaku pun langsung memerah.

“Iih,siapa juga yang mau ciuman!” Sangkalku.

“Boongnya! Kau kira tadi kami nggak liat,apa?” Ucap Donghae oppa.

“Memang kalian sudah ciuman?” Tanya Leeteuk oppa.

“Udah dong!” Jawab YoonHae kompak. Tiba-tiba Leeteuk oppa menatapku.

“Iih,apaan sih liat-liat? Aneh!” Cibirku.

“Ge-er! Siapa juga liatin kamu? Orang aku liatin Joo yang lagi jalan sama Im Ah!” Balasnya membuatku malu.

“Kau suka sama Joo?” Tanyaku.

“Tidak.” Jawabnya singkat + santai.

“Bener?” Tanyaku kurang yakin.

“Nggak percaya?” Leeteuk oppa malah tanya balik.
Hanya kurang yakin.” Jawabku.


“Mau kuyakinin?” Leeteuk oppa mendekatkan wajahnya ke wajahku.


“Nggak. Sekarang dah yakin.” Balasku sambil memalingkan muka,menyembunyikan mukaku yang merah.

“Leeteuk oppa!” Tiba-tiba ada yeoja memanggil Leeteuk oppa,aku dan Leeteuk oppa pun langsung menoleh ke asal suara.

“Joo!” Ucap Leeteuk oppa ketika melihat Joo.

“Annyeonghaseo,oppa! Aku kangen banget sama oppa!” Tiba-tiba saja Joo memeluk Leeteuk oppa erat,tentu saja itu membuatku kaget. Langsung saja aku menatap tajam Leeteuk oppa.

“Ya! Joo,lepaskan!” Pinta Leeteuk oppa.

“Kenapa…? Kau tak kangen padaku?” Ucap Joo menggunakan nada yang melas.

“Bukan! Disini ada yeojachinguku,tau!” Balas Leeteuk oppa. Joo pun langsung melepaskan pelukannya.

“Hah? Mana yeojachingumu?” Joo pun melihati orang sekitar sampai pada akhirnya ia melihatku. “Kau?” Tanyanya,aku hanya mengangguk. Ia pun melihatku dari atas sampai bawah. “Ckckck…bisa-bisanya Leeteuk oppa memilih yeoja sepertimu…” Cibirnya.

“Ya! Berani sekali kau ngomong seperti itu?” Leeteuk oppa menjewer kupingnya Joo.

“Aah,maaf-maaf!” Ucap Joo sambil menggembungkan pipinya. "Ohya, Leeteuk oppa! Antarkan aku keliling sekolah.." Pintanya sambil menunjukkan aegyo-nya.

"Mian Joo, aku tak bisa, aku sedang jalan dengan Taeyeon." Leeteuk oppa menolak, itu membuatku senang. 

Joo pun jadi cemberut. "Pokoknya ayo!" Joo pun menarik tangan Leeteuk oppa dan meninggalkanku.

"Aah, Leeteuk oppa!" Teriakku. Aaah...sakit hati…itu yang kurasakan saat melihat Leeteuk oppa dan Joo,mereka akrab sekali…apa boleh buat…Joo kan teman SD-nya Leeteuk oppa…pantas saja mereka akrab. Kalo aku…aku dan Leeteuk oppa saja baru bertemu berapa bulan…

“Taeyeon!” Sunny mengagetkanku dari belakang.

“Ya,kau mengagetkanku!” Kesalku sambil mengelus dadaku.

“Aah,mian! Ohya,kau tak sakit hati melihat Leeteuk oppa sangat akrab dengan Joo?” Tanya Sunny.

Ya sakit hatilah…” Jawabku lemas.


“Kau pasti tak tahan melihat pemandangan itu,lebih baik kau jalan-jalan denganku saja!” Ucap Sunny lalu menarik tanganku di suatu tempat.
*****
“Kau gila…” Ucapku pada Sunny.

“Mwo?” Sunny kaget dengan perkataanku.

“Kau gila! Kau sangat gila! Ini masih jam pelajaran,dan sekarang kau malah mengajakku ke lapangan yang entah di mana ini?!” Teriakku.

“Kenapa? Sekali-sekali kan tak apa-apa.” Ucapnya.

“Iya,sih..aku juga lagi malas belajar…” Ucapku sambil melihati lading yang indah ini. “Ohya,kau tak sama Sungmin oppa?” Tanyaku.

“Tidak…akhir-akhir ini jarak aku dan Sungmin oppa kian menjauh…kau tau Hyorin?” Tanyanya.

“Tau,emang kenapa?” Balasku.

“Akhir-akhir ini Sungmin oppa lagi dekat sama Hyorin.” Jelasnya.
Jinjja?” Tanyaku tak percaya.

“Ne. Kau tau kan sebentar lagi sekolah akan mengadakan festival olahraga? Dan Hyorin dan Sungmin oppa itu jadi panitia-nya.” Jelasnya lagi.

“Eh,kita jadi panitia juga,yuk!” Tawarku.
Mwo,kau gila? Repot tau,aku malaas!” Tolaknya.

“Eeh,kenapa? Siapa tau kau bisa dekat lagi dengan Sungmin oppa.” Ucapku. Sunny pun berpikir.

“Ide bagus! Baiklah kita berdua juga akan jadi panitianya,nanti aku akan bilang ke pak guru! Mumpung kelas kita blom ada panitia-nya.” Ujar Sunny. Aku pun mengangguk.

Setelah banyak bicara,kami berdua pun tiduran di rumput nan hijau ini sambil menatap langit biru nan cerah itu. Yaah…mungkin dengan itu kami bisa melepaskan perasaan kita yang sama ini…yaitu PATAH HATI!

TBC~

Jelek? Im sorry…><
Update lama? Im sorry…><
Sebagai gantinya aku bakal ngasih GIF!



Sabtu, 11 Februari 2012

Love Story in SM High School Part 12


Author POV

“Uuuh! Berat!” Keluh Sunny. Memang karna hari ini ia dapat tugas piket,sehingga ia dimintai oleh gurunya untuk membawakan buku yang gede,terus berat lagi. Badannya yang kecil jadi tenggelem,deh.

“Sunny! Sini kubantu!” Ucap Yuri menghampiri Sunny. Ohya,blom ngasih tau. Anggota SNSD ceritanya di ff ini ada 6,tapi kelas nya beda-beda. Kelas 11 A : Jessica dan Tiffany,kelas 11 B : Yuri dan Sooyoung (1 kelas sama SunYoonTae) Sedangkan maknaenya ato si Seohyun kelas 10 A.

“Aah,gomawo Yuri!” Balas Sunny. Yuri pun membalasnya dengan senyum.

“Ne,aku kan juga piket.” Ucapnya. Mereka berdua pun membawa buku yang berat itu ke kelas.

“Aah! Tunggu,kalian!” Panggil seorang guru pada SunYul.

“Ada apa,pak?” Tanya Yuri.

“Begini,jelaskan pada kelas kalian bahwa kelas kalian akan mendapat murid baru.” Jelas guru tersebut.

“Hah? Murid barunya cewek ato cowok?” Tanya Sunny semangat.

“Cewek! Sudah sana kalian ke kelas.” Suruh guru tersebut,SunYul pun hanya mengikuti perintah guru tersebut.

@Kelas…

“Taeng,nanti kita makan bareng di atap sekolah,yuk!” Ajak Yoona pada Taeyeon.
Tapi aku tak bawa makanan…” Balas Taeyeon.

“Hei,tenang,aku bawa 3 kotak makan,lho…nanti kita ajak Sunny juga.” Ucap Yoona.

"Mwo?! Banyak sekali!" Ujar Taeyeon. Namun pada akhirnya ia mengiyakan.

“Ya,kalian makan bareng tak ajak-ajak aku.” Ucap Donghae tiba-tiba nimbrung.

“Mian,tapi aku hanya bawa 3 kotak makan. Dan itu buat aku,Sunny dan Taeyeon.” Balas Yoona sambil tersenyum evil. Donghae hanya mendengus kesal lalu mencubit pipi Yoona.

“Aaw,sakit babo!” Kesal Yoona lalu memukul lengan Donghae. Donghae hanya tertawa. Setelah itu Yoona pun memilih untuk balik ke tempat duduknya.(Tempat duduknya tuh,Sunny-Yoona,Taeyeon-Luna (fx),Donghae-Eunhyuk,Leeteuk-Kangin Sungmin gak sekelas sama mereka.)

“Temen-temen,nanti kita akan kedatangan murid baru!” Ucap SunYul bersamaan saat mereka masuk kelas membuat para murid kaget dan bertanya-tanya “Hah,siapa?” ”Cewek apa cowok?” ”Beneran? Kamu gak bercanda,kan?” dll.

“Huh! Stop,jangan berisiiik!” Seru si Sunny dengan suara melengking membuat orang tutup kuping. Jadinya semua murid langsung diem seketika. “Bagus.” Lanjutnya.

“Aku tak tau anak barunya siapa,yang jelas anak barunya tuh cewek.” Jelas Yuri,anak-anak hanya mengangguk mendengarnya. SunYul pun lansung balik ke tempat duduk mereka.

“Hei,Sunny,kau tidak boong,kan?” Tanya Eunhyuk pada Sunny yang duduk di belakangnya.

“Tentu saja aku tidak bohong.” Jawab Sunny santai.

“Yes!” Seru Eunhyuk kegirangan. Donghae hanya geleng-geleng melihat sahabatnya ini. Langsung saja tiba-tiba gurunya masuk.

“Nah,anak-anak selamat pagi.” Ucap pak guru. “Sekarang pak guru akan mengenalkan murid baru,nah,ayo Joo,silahkan masuk.” Lanjut guru tersebut. Anak baru itu pun masuk. Mendengar nama ‘Joo’ dan melihat wajah Joo,Leeteuk pun jadi tercengang. Begitu juga dengan Taeyeon,karna Joo adalah cewek yang ia tabrak kemarin. Semua murid pun langsung senang karna wajah Joo itu cantik.

“Annyeonghaseo. Perkenalkan namaku Jung Minjoo . Kalian dapat memanggil aku Joo.” Ucap Joo sopan. Taeyeon hanya ternganga,karna sikapnya berbeda 180 derajat dari sikap kemarin. Lalu Joo pun menatap Leeteuk. “Annyeong Leeteuk oppa,lama tak bertemu.” Ucap Joo pada Leeteuk yang membuat semua orang kaget. Namun,bukannya membalas,Leeteuk hanya bengong.

TBC~

Sebenernya apa hubungan mereka? Lihat saja di part selanjutnya,kekekke~


Love Story in SM High School Part 11


Leeteuk POV

Ckckck…bisa-bisanya anak bawel itu ilang! Kemana,sih anak itu? Ilang gitu aja…hmm,kalo cuma berdua,sih, gak bakal cepet nemuin Hayeon…Aah! Kupunya ide!
“Taeng! Gimana kalo kita minta bantuan sama Yoonhae?” Usulku. Taeyeon tampak memikir.
“Kalo mereka sedang kencan gimana?” Tanyanya.
“Ck,kalo mereka sedang kencan bisa minta bantuan temanku yang lain!” Jawabku,ia lalu menganggukkan kepala. Aku pun segera menelpon Donghae.

"Annyeong,hyung. Ada apa?” 
“Donghae! Ini gawat! Yoona ilang!” 
“APA,HYUNG?! YANG BENAR?! SEKARANG HYUNG LAGI DIMANA?! 
“Aku lagi di taman xxxx,cepatlah datang kesini!” 
“Ok,hyung! Aku pasti akan kesana dengan cepat! Annyeong,hyung!” 
“Ne,annyeong!”

Aku segera menutup ponselku dan tertawa puas.
“Kau membohongi Donghae oppa,ya?” Tanya Taeyeon dengan tatapan curiga.
“Ne,kau benar! Kalo tidak dibohongi ia tak akan mau!”Jawabku.“Sekarang giliran kau yang bohongi Yoona,ok?” Lanjutku. Ia pun menganggukkan kepala.
End Leeteuk POV

Taeyeon POV
Kekeke,ide Leeteuk oppa bagus juga! Baiklah,sekarang aku akan membohongi Yoona!

“Annyeong,Taeyeon. Ada apa?”
“Annyeong Yoona! Aku punya kabar bagus! Kau tau? Aku dapat voucher gratis makan 50 ramyun!” “Jinjja?! Wah,aku mauuu!”
“Ne,aku akan memberimu vouchernya. Datanglah ke taman xxxx,ok?” 
“Ne,Taeyeon. Annyeong!” 
“Annyeong!”

Kalo tadi Leeteuk oppa tertawa puas,kini giliran aku yang tertawa puas.
“Gimana? Berhasil?” Tanya Leeteuk oppa. Aku pun membalasnya dengan anggukan kepala. “Baguus!” Ucapnya. Sekarang kami tinggal menunggu YoonHae sambil menyari Hayeon lagi.
End Taeyeon POV

Yoona POV

Oh yeah! Aku mau makan ramyun! Mumpung lagi ngebet pingin makan ramyun. Hmm,apa aku makan dengan Donghae oppa? Tidak,ah! Nanti aku ajaknya pas dah nyampe di sana saja,kekeke…
Aku pun segera memakai baju seadanya dan segera pergi. Aku pergi naikk taksi karna tidak ada yang bisa mengantarku di rumah. Abis taman xxxx kan lumayan jauh juga dari sini.

Sesampainya…

Lalala…aku mau makan ramyun! Duh,rasanya gak sabar! Perut dah bunyi dari taksi tadi! Taeyeon ada dimana,ya? Kutelpon,ah! Aku pun segera menelponnya,namun ternyata ponselnya mati! Iish,dasar! Lebih baik aku mencarinya saja! End Yoona POV

Donghae POV
Uwaaa! Gimana ini! Yoona ilang! Ini beneran atau Leeteuk hyung boong! Aah,lebih baik segera aku siap-siap dan pergi! Kan gawat kalo beneran! Aku pun segera pakai baju seadanya dan pergi. Aku berlari dari rumah ke taman xxxx yang cukup jauh dari rumahku! Tapi aku tak peduli! Dan juga saat aku berlari banyak orang seperti menertawaiku! Tapi peduli amat! Yang penting cepet nyampe!
“Donghaee…!” Panggil seseorang,suara ini aku kenal,deh! Kenal banget malah. Aku pun menengok ke asal suara dan ternyata dia…Eunhyuk! Dia pun segera menghampiriku. “Donghae! Kenapa kau berlari dengan baju terbalik dan resleting celana yang terbuka!” Ucapnya membuatku kaget. Aku pun segera melihat bajuku dan resleting dan…HUAAA! Pantas saja dari tadi orang menertwaiku! Aku segera berlari kearah toilet umum yang dekat dari sini dan membetulkan bajuku. Setelah selesai aku pun keluar dari toilet tersebut dan meilhat Eunhyuk sedang menungguku.
“Nah,gitu dong! Rapi!” Ucapnya. Aku hanya terkekeh.”Ngapain kamu pake baju salah gitu?  Lagi buru-buru? Emang ada apa?” Tanyanya. Mataku pun membulat dan segera berlari. “Ya! Donghae! Kau mau kemana?” Teriaknya.
“Maaf Hyukjaeee! Ini menyangkut hidup dan matikuuuu!” Jawabku. Eunhyuk hanya menatapku bingung. Hhh,pokoknya harus cepat nyampe tuh taman! Akhirnya aku pun nyampe tuh taman! Napasku tersengal-sengal dan kakiku terasa sangat pegal. Ini pasti gara-gara kecapean berlari.
Aku pun segera menyelusuri taman yang cukup sepi ini. Sebenernya ini bukan sepi lagi! Tapi gak ada orang sama sekali!
Ckckck,udah 40 menit aku keliling-keliling di taman ini tapi gak ketemu tuh si Yoona ato si Leeteuk hyung. Aku pun memutuskan untuk istirahat di bawah pohon yang rindang. Ck…perutku lapar,kakiku pegal…capek…


SREK!


Aku mendengar suara semak-semak bergerak dan suara orang berjalan. Ini membuatku merinding! Aku kan takut setan! Uwaaa,suaranya makin dekat!
“UMMA! TOLONG AKUU!” Teriakku sekencang-kencang mungkin.
“Lho,Donghae oppa!” Ucap seorang yeoja yang sangat kukenal…ini suara…Yoona!
“Yoona!” Ucapku tak percaya saat melihat Yoona ada di depanku persis. Aku pun melihat kakinya nampak apa gak! Untung saja nampak! Kalo gak berarti dia Yoona jadi-jadian!
“Waeyeo?” Tanyanya bingung. Aku pun segera memeluknya.
“Yoonaa! Akhirnya aku ketemu kamu! Aku khawatir banget kamu ilang!” Ucapku.
“Huh? Aku ilang? Gak tuh…” Ucapnya membuatku kaget. Aku pun segera melepaskan pelukanku.
“Lho,kamu gak ilang? Tapi tadi Leeteuk hyung bilang kamu ilang…” Ucapku. Ia malah tambah bingung.
“Mwo? Gimana Leeteuk oppa bisa tau aku ilang apa gak,aku aja dari tadi gak ketemu dia…” Balasnya membuatku kaget. Rasanya aku sangat kesal pada Leeteuk hyung!
“LEETEUK HYUUUNG!!” Teriakku sekencang-kencang mungkin.
“Waeyeo?” Ucap seseorang membuatku menoleh. Leeteuk hyung! Dan di sebelahnya juga ada Taeyeon. Dan di sampingnya juga ada anak kecil,siapa dia? Mukanya mirip sama Taeyeon.
“Taeyeon! Akhirnya ketemu juga! Mana vouchernya?” Tanya Yoona bersemangat pada Taeyeon.
“Ng,maaf Yoona…aku hanya…boong.” Jawab Taeyeon. Wajah Yoona yang bersemangat berubah menjadi sangat lesu membuatku ingin tertawa.
“Uwaaa! Kau memboongiku! Padahal aku lagi ngebet pingin makan ramyun!” Rengek Yoona seperti anak kecil. Tunggu…berarti aku juga diboongi!
“Leeteuk hyung! Kau juga memboongiku! Gara-gara kau aku jadi malu! Tadi bajuku sampai terbalik dan resletingku terbuka gara-gara keboonganmu!” Kesalku! Tapi Leeteuk hyung hanya tertawa.
“Salah sendiri percaya!” Balasnya membuatku kesal.
“Stop! Daripada berdebat mulu mending kita makan sandwich & nasi kepal aja!” Lerai Taeyeon.
“Wah! Ada sandwich dan nasi kepal! Aku mauuu!” Ucap Yoona bersemangat.
“Dasar rakus!” Ejekku.
“Pikirin!” Balasnya. Ckckck,rakusnya gak ilang-ilang dari dulu…
Setelah itu kami pun langsung makan bareng. Kami juga berkenalan dengan adiknya Taeyeon,yaitu Kim Hayeon. Tampangnya sih lucu! Tapi mulutnya cerewet banget n anaknya bawel banget. Ckckck…


End Donghae POV

Taeyeon POV


Fiuuh! Ternyata aku dan Leeteuk oppa bisa menemukan Hayeon tanpa bantuan YoonHae! Ckck,bisa-bisanya tuh anak bisa ada disitu..
*Flashback*
“Hayeon! Kau dimana?” Panggilku keras. Namun tak ketemu juga. YoonHae juga gak ketemu! Ckck,apa maunya sih! Sudah hampir 20 menit kami mencari Hayeon.
“Hahaha,kau lucu sekali!” Tawa seorang namja yang sangat kukenal! Ini kan suara kakak! Aku pun segera mencari asal suara. Ternyata kakak juga ada disini bareng seorang gadis dan ada…Hayeon!
“Kakak! Hayeon! Kok kalian bisa ada disini?” Tanyaku.
“Lho,Taeyeon,kau ada disini? Ohya,kau sama sekali tak bisa menjaga Hayeon dengan baik! Sudah kubilang jaga dia dengan baik,tapi kau malah menghilangkan anak ini! Anak ini tadi memanjat pohon dan meniru suara monyet,tau!” Jelas kakak panjang lebar membuatku ternganga.
“Aah! Mian! Yang penting sekarang udah ketemu!” Ucapku. Lalu tiba-tiba Leeteuk oppa datang dan kaget melihat kakakku.
“Lho,pacarmu?” Tanya kakakku.
“Aah,dia…” Ucapku tapi terpotong oleh ucapan Leeteuk oppa.
“Ah,annyeonghaseo. Namaku Leeteuk,aku namjachingunya Taeyeon.” Ucapnya dengan sopan dan membungkukkan badannya 90 derajat.
“Wah,pacarmu sopan sekali! Sayang sekali ia mendapat yeoja kaya Taeyeon.” Ucap kakak dengan nada sok melas. Membuatku ingin melemparkan sandalku. “Aah! Mian! Aku hanya bercanda!” Lanjut kakakku membuat semua tertawa.”Nah,kalian semua pergi sana! Jangan ganggu aku dan yeojachinguku!” Ujar kakak.”Nah,Hayeon,kamu ikut Taeyeon saja,ya.” Lanjut kakak. Hayeon hanya menganggukkan kepala. Aku pun segera berpisah dengan kakak.
*End Flashback*
 

Dan tak disangka-sangka kami bertemu YoonHae,akhirnya kami ber5 pun piknik bareng. Kami bertukar cerita sambil makan sandwich,nasi kepal,dan minum teh. Kami juga foto-foto bareng. Pokoknya seru banget,deh! Dan satu lagi…tak ketinggalan mulut cerewet dan bawelnya Hayeon yang membuat semua kuping panas! Duh,bisa gak sih ni anak gak cerewet dan bawel 1 hariii aja! Bikin kuping panas banget…

End Taeyeon POV


Author POV


Di balik kesenangann si 5 mahluk itu,ada yeoja yang sedang mengintip mereka.
“Cih! Siapa yeoja itu? Berani sekali ia mendekati Leeteuk oppa! Awas saja! Aku akan membalasnya!” Gumam Yeoja itu dalam hati.

TBC~
Maaap banget kalo ffku ini jelek n partnya kebanyakan n bikin bosen…n jgn lupa komen! kalian bisa komen pake anonymus ^^

Love Story in SM High School Part 10






Taeyeon POV

Rumah Luna…
“Luna!” Panggilku di depan rumah Luna. Tak berapa lama kemudian Luna pun keluar dari rumahnya.
“Siapa?” Tanyanya. Lalu saat ia membuka pintu baru dia melihatku.”Ooh! Taeyeon! Ada apa kau ke rumahku?” Tanyanya.
“Begini,kau kan meminjam cacatanku. Boleh aku memintanya kembali?” Jawabku.
“Ohya,aku lupa,bentar,ya! Aku ambilkan!” Ucapnya,aku hanya menganggukkan kepala. Lalu tak berapa lama kemudian ia pun keluar.”Ini,makasih dah minjemin!” Ucapnya sambil tersenyum.
“Ne,sama-sama.” Balasku. “Aku pulang dulu,ya!” Lanjutku sambil membungkukkan badan.
“Ne,annyeong…!” Ucapnya.
“Annyeong!” Balasku. Aku pun segera pergi dari rumahnya.
Duuh,rasanya perutku lapar sekali! Apa aku pergi beli makanan dulu,ya? Aah,tidak usah deh! Paling nanti kalo aku pulang umma sudah memasakkan makanan.

Bruk..!

Lagi-lagi aku bertubrukan dengan orang. Tasku pun jadi berantakan dan kakiku sedikit berdarah.
“Ya! Kau ini! Sudah menabrak orang tak minta maaf lagi! Dasar yeoja tak tau sopan santun!” Kesal seorang yeoja di depanku. Aku cukup kesal mendengar perkataannya,tapi mau apalagi,karna memang aku yang salah. Aku jalan sambil bengong,sih…
“Aah,mian! Aku tak sengaja!” Ucapku lalu membungkukkan badan. Aku pun melihat wajahnya. Yeoja ini sangat cantik. Ckckck,Cuma ke rumah Luna saja sudah bertemu 2 yeoja yang manis dan cantik!

http://sports.chosun.com/news/entertainment/200801/20080111/81k77130_1.jpg


“Ne,makanya kalo jalan jangan bengong!” Balasnya lalu meninggalkanku. Aku hanya menatapnya kesal lalu pulang. Sebenarnya luka di kakiku sakit,sih,tapi kutahan saja.
“Umma,appa,aku pulang!” Ucapku saat aku sampai di rumah.
“Taeyeon,kau lama sekali! Umma sudah memasak sundubu jjingae!” Ucap umma.
“Hehe…mian umma.” Balasku. “Aku mau ganti baju dulu!” Lanjutku disambut anggukan dari ummaku. Fiuuh…untung saja ummaku tak sadar kalo bajuku kotor dan kakiku berdarah!
Saat aku memasuki kamar,aku segera mengobati lukaku dan segera ganti baju.
Setelah selesai ganti baju,aku pun segera kebawah untuk makan
“Taeyeon,kau lama sekali.” Ucap appaku,aku hanya tersenyum saja dan segera duduk di sebelah adikku,Kim Hayeon.
“Ohya Taeyeon,nanti umma dan appamu akan pergi untuk menjenguk teman umma yang sakit. Dan juga kakakmu akan pergi untuk belajar bareng dengan temannya. Jadi umma tolong kau jaga Hayeon baik-baik,ok?” Jelas umma panjang lebar.
“Ne,umma…” Jawabku tak semangat. Sebenernya aku gak mau menjanga adikku yang bawel ini! Tapi mau apalagi…huh…
“Baiklah,umma dan appa pergi dulu,ya!” Ucap appaku.
“Ne!” Ucap aku,kakakku dan adikku serempak.
“Nah,Taeyeon! Aku mo pergi dulu,jaga Hayeon baik-baik! Jangan seperti dulu lagi.” Ujar kakakku lalu menyentil kepalaku
“Aaw! Ne…” Balasku cemberut.
“Annyeong!” Ucap kakakku.
“Annyeong! Balas aku dan Hayeon serempak. “Nah,Hayeon. Unnie mau ke kamar dulu. Kau jangan ngapa-ngapain. Kau boleh menonton tv ato mencoret-coret bukumu. Tapi jangan kau coret-coret dinding,arraseo?” Jelasku pada Hayeon yang sedang menonton tv.
“Arraseo,unnie…” Jawabnya,aku pun tersenyum dan memasuki kamar. Rasanya badanku remuk semua! Sekarang aku harus ngapain? Bosan…karna bosan aku pun jadi menggeliat di kasur kayak cacing kepanasan! Huh! Aku bosan sekali!

Ddokbaro hae neon jeonmal bad boy
Sarangbotan hogishimppun

Tiba-tiba ponselku berbunyi,aku pun segera melihat siapa yang menelpon,ternyata Leeteuk oppa…

“Annyeong,ini siapa?”
“Apa maksudmu?”
“Aku cuma bercanda…”
“Iish. Ohya,kau lagi sibuk?”
“Banget…”

“Sayang sekali…”
“Memang kau mau apa?”
“Aku mau mengajakmu piknik,lho…”
“Oooh,aku sih mau. Tapi aku tak bisa,aku harus menjaga adikku.”
“Kalo gitu ajak saja adikmu piknik.”
“Adikku bawel,lho…”
“Menurutku kamu lebih bawel.”
“Ciih…”
“Yasudah. Nanti aku tunggu di depan rumahmu,ok?”
“Ne.”

Aku pun segera menutup ponselku dan menghampiri adikku yang sedang asyik nonton Dora…
“Hayeon,kau mau ikut unnie piknik?” Tanyaku. Tapi tak ada jawaban. Ckckck,segitukah adikku tergila-gila pada Dora? “Hayeon!” Panggilku sekali lagi.
“Oh,apa unnie?” Balasnya membuatku kesal. Aku pun ingin menjelaskan lagi namun adikku sudah memotongnya.”Oh,piknik? Boleh…” Jawabnya polos membuatku bengong. Dasar anak aneh!
“Ya sudah,kau ganti baju sana! Aku juga mau ganti baju!” Suruhku lalu aku pergi ke kamar untuk ganti baju lagi. Capek juga ganti baju terus.
Setelah ganti baju,aku segera menghampiri Hayeon yang ternyata sudah ganti baju dan menonton Dora lagi...ckckck…tapi biarin,deh. Leeteuk oppa juga blom datang ke rumahku.
Sambil menunggu,aku pun memakan es krim coklat.
“Hayeon,ganti Music Bank,dong!” Pintaku pada Hayeon.
“Tak mau…” Jawabnya membuatku kesal.
“Ayolah…Hayeon yang manis,yang pintar,dan baik hati…” Pintaku sekali lagi sambil merayunya.
“Tak mau.” Balasnya membuatku mendengus.
“Ayolah Hayeooon!” Pintaku lagi. Namun saat itu juga bel rumah berbunyi. Aku pun segera membukakan pintu. Ternyata Leeteuk oppa.
“Sudah nunggu lama?” Tanyanya basa-basi.
“Banget…” Jawabku santai.
“Hhh,yasudah,ayo berangkat!” Ucapnya lalu menarik tanganku. Lalu saat kami sampai di depan mobil Leeteuk oppa aku teringat sesuatu.
“Hei,adikku lupa dibawa!” Ucapku.
“Unnieeeee…kau meninggalkanku…” Rengek adikku di balik pintu.
“Aaah,mian!” Ucap Leeteuk oppa lalu menghampiri adikku yang menangis karna nyaris ditinggal. “Waah,adikmu manis sekali!” Rayu Leeteuk oppa sambil mencubit pipi adikku. Aku tak memberi tau kalo adikku tak suka dicubit pipinya.
“Dasar ahjussi jelek!” Ejek adikku lalu menggampar Leeteuk oppa.”Sakit babo!” Lanjutnya lalu mengelus-ngelus pipinya yang abis dicubit Leeteuk oppa. Aku hanya terkekeh-kekeh melihat pemandangan ini.
“Ya! Taeyeon! Kenapa kau tertawa saat pacarmu digampar adikmu sendiri?!” Kesalnya. Aku berkacak pinggang mendengarnya.
“Kenapa? Kalo aku memarahi adikku baru itu aneh! Salah sendiri kau mencubit pipinya,dia kan paling gak suka kalo dicubit pipinya!” Balasku.
“Iish! Kenapa kau tak memberi tau?!” Tanyanya.
“Aku malas…” Jawabku santai. Leeteuk oppa hanya menatapku kesal.
“Hhh,ayo berangkat,aku malas berdebat!” Ucapnya lalu menggendong Hayeon. “Eukh! Adikmu berat!” Keluhnya,aku hanya tertawa mendengarnya.
“Unnie! Kenapa kau memilih pacar jelek begini! Tampangnya mirip ahjussi!” Ejek Hayeon. Aku tertawa terbahak-bahak mendengarnya.
“Ya…cukup-cukup…” Ucap Leeteuk oppa dengan muka kesal,kami semua pun segera masuk di dalam mobil. Di dalam mobil ini adekku mengeluh pada Leeteuk oppa terus sehingga membuat kuping Leeteuk oppa panas.”
“Ahjussi,kita mau kemana? Kasih tau aku kalo tidak aku akan menendangmu. Ohya,aku pingin es krim,ahjussi bawa es krim,kalo tidak ahjussi sangatlah payah! Ngomong-ngomong disini panas sekali! Ahjussi sudah nyalakan AC tidak sih?! Nanti kita akan piknik di tempat yang indah dan sejuk,kan? Awas saja kalo ahjussi memilih tempat yang jelek dan panas! Ohya,blallalalal…” Keluhnya pada Leeteuk oppa. Ckckck,dasar anak cerewet!
“Hayeon ini cerewet sekali…” Bisik Leeteuk oppa kepadaku.
“Memang…” Jawabku singkat. Tak lama kemudian,kami pun sampai di tempat piknik.
“Wah,indah sekali!” Kagum Haeyeon. Memang tempat piknik ini indah sekali,tapi sepi.
“Memang indah ,sih,tapi kok sepi?” Tanyaku bingung.
“Aku usir semua orang disini…” Jawabnya santai tapi membuatku kaget.
“Jinjja?” Tanyaku tak percaya.
“Tentu saja tidak babo!” Jawabnya lalu mentoyor kepalaku. Karna kesal aku pun menggembungkan pipiku. Lalu ia mencubit pipiku. “Aaw!” Ucapku kesakitan.”Kau mau aku gampar seperti Hayeon tadi,ya?!” Ancamku.
“Tentu saja tidak,gamparan adikmu itu sakit banget tau.” Balasnya. Lalu wajahnya keliatan bingung.”Lho,Hayeon mana?” Tanyanya bingung.
“Ada di belaka…” Ucapanku terpotong ketika aku melihat tak ada Hayeon di belakangku! “Hayeon! Kau dimana?” Panggilku tak percaya. Ini boongan,kan? Gawat! Mati akuuuuu! Gimana ini?! Hayeon ilang!

TBC~
Kekeke,lanjutannya lama…gak kayak biasanya…sebagai permintaan maaf aku ngasih bonus gif...




Rabu, 11 Januari 2012

Love Story in SM High School Part 9


Sunny POV

Huaaa! Siapapun tolong aku! Aku diculiiiiiikk!
"Mmmmmm....!" Aku berusaha berbicara,tapi mulutku disekap. Tak lama kemudian tangan dan kakiku diikat dan dilempar kedalam sebuah mobil. Selama di mobil,aku berusaha berbicara,tapi ku tak bisa karna mulutku disekap! Uwaaa...aku takut...siapapun! Aku butuh pertolongan kaliaaaann!
Setelah 1 jam kemudian,tiba-tiba mobil berhenti di depan suatu tempat entah di mana...pintu pun di buka dan ikatan pada kaki dan tanganku pun dilepas,begitu juga dengan lakban yang menempel di bibirku.
Saat kulihat,sekarang kami sedang berada di taman bermain. Tunggu,apa maksud dari semua ini?
"Sunny!" Panggil seseorang. Suaranya sangat familiar untukku,suara ini...
"Sungmin oppa?" Ucapku bingung saat aku melihat ke asal suara,di sana terdapat Sungmin oppa melambaikan tangan kepadaku.
"Caraku sedikit keras,ya?" Ucapnya bingung. Tunggu...sedikit keras...maksudnya...
"JANGAN-JANGAN OPPA MENYURUH ORANG ITU MENCULIKKU UNTUK KESINI?!" Teriakku dengan suara sangat kencang. Jujur saja aku kesal!
"Aduuh...mendengar teriakanmu aku bisa budek seketika! Mian,mian,abis aku bingung mo pake cara apa lagi..." Ujarnya. Aku hanya cemberut mendengarnya. Aku pun menggembungkan pipiku. Ia lalu mencubit pipiku."Aegyopta~" Godanya membuatku malu.
"Iiish! Apaan sih! Aku bukan anak kecil tau!" Kesalku lalu menepis tangannya.
"Ne..." Balasnya. "Ayo kita main!" Lanjutnya lalu menarik tanganku. Dan...aku hanya bisa pasarah badanku ditarik seperti itu...

"Oppa! Ayo kita naik itu!" Pintaku pada Sungmin oppa. Sekarang kami lagi makan di cafe dalam taman bermain.
"Kau....serius?" Tanyanya. Aku pun menganggukkan kepala.
"Kenapa? Oppa takut naik rollercoaster?" Tanyaku.
"Ti-tidak kok!" Jawabnya terbata-bata.
"Benar?" Tanyaku blom yakin.
"Iya!" Jawabnya meyakinkanku.
"Kalo gitu ayo naik!" Ucapku lalu menarik tangan Sungmin oppa.
Kami pun sekarang sudah menaiki rollercoaster."Waaa! Seru sekali!" Teriakku saat aku menaiki rollercoaster. Aku pun menengok ke arah Sungmin oppa yang ada di sebelahku. Aigoo...wajahnya pucat! Pasti Sungmin oppa takut naik rollercoaster,deh! Tak lama kemudian,permainan pun selesai.
"U-ueekk...uekk!" Sungmin oppa muntah sehabis naik rollercoaster. Untung saja kami langsung ke toilet sehabis selesai,kalo tidak bisa-bisa Sungmin oppa muntah di sana!
"Oppa,gwaenchanhayo?" Tanyaku khawatir.
"Ne...gwaenchanha..." Jawabnya.
"Mian oppa...." Ucapku. Aku merasa merasa bersalah sekali.
"Ya! Aku tidak apa-apa! Tenanglah! Bagaimana kalo kita menikmati pemandangan indah Seoul di..." Blom Sungmin melanjutkan perkataannya,aku sudah memotongnya.
"Kincir angin?" Ucapku.
"Kok tau?" Tanya Sungmin bingung.
"Itu sudah biasa di komik-komik..." Jawabku.
"Oooo,baiklah,kajja~" Ujarnya lalu menggandeng tanganku.

"Waah,indah sekali!" Ujar kami berdua saat melihat pemandangan kota Seoul. Yaah,pemandangan malam tepatnya.
"Ayo foto berdua!" Ucap Sungmin oppa,aku pun mengangguk,kami pun foto berdua.

(Mian gk nyambung fotonya -_-)

"Fotonya bagus juga." Ujarku.
"Tentu saja!" Ucap Sungmin oppa lalu mentoyor kepalaku.
"Aaw! Sakit oppa babo!" Teriakku kesal.
"Hehe....mian." Ucapnya lalu mengelus kepalaku.

Grek!

Tiba-tiba kincir angin ini bergoyang membuatku jatuh ke dalam pelukan Sungmin oppa.
"Sunny,gwaenchanayo?" Tanya Sungmin oppa. Uwaa! Aku malu sekali! Wajah kami sangat dekat,hanya berjarak beberapa cm saja!
"Gwa-gwaenchana..." Jawabku lalu memalingkan muak ke arah jendela. Mukaku sekarang sangat memerah.
"Sunny..." Panggil Sungmin oppa sambil memegang tanganku.
"Wae?" Balasku. Kulihat Sungmin oppa menatapku begitu dalam dan serius. Membuatku berdebar untuk menatap matanya. Kemudian Sungmin oppa mendekatkan wajahnya ke wajahku hingga wajah kami mungkin hanya berjarak 2 cm! Mata kami pun bertatapan dalam jarak yang sangat dekat! Aku bisa melihat bayanganku ada di matanya. Dalam jarak sedekat ini,aku dapat merasakan hembusan nafasnya. Aku pun mulai memejamkan mata...lalu Sungmin oppa pun menciumku...dan tak lama kemudian...

Grek!

Pintu kincir angin ini terbuka dan...tentu saja kami berdua kaget!
"Aah...maaf mengganggu..." Ucap wanita yang ada di luar. Sungmin oppa pun segera menggandengku keluar dari kincir angin. Jujur saja,muka kami tadi udah kayak kepiting rebus kelewat gosong!
"Sunny,aku punya sesuatu untukmu..." Ucap Sungmin oppa membuatku pensaran.
"Apa itu?" Tanyaku. Lalu Sungmin oppa memberiku sebuah kotak. Saat aku membukanya,ternyata itu sebuah 2 kalung berbentuk hati! Kalungnya bagus sekali!



"Kau suka? Ini kalung couple kita." Ujar Sungmin oppa. Aku mengangguk. Aku pun mendekat padanya,setelah itu berjinjit lalu mencium pipinya.
"Gomawo oppa!" Ucapku senang. Kulihat kedua pipinya memerah.
"Ne chagiya!" Balasnya lalu menggandeng tanganku. Akhirnya aku tak perlu iri dengan YoonHae dan TaeTeuk couple lagi. Karena akhirnya aku mendapatkan kencan pertama!

End Sunny POV

Taeyeon POV


Huaa! Mendengar cerita Yoona dan Donghae membuatku iri saja! Aku juga ingin seperti itu. Mereka punya couple aksesoris. Sunny juga punya. Hanya aku saja yang blom...
Ah! Aku lupa! Aku kan harus mengambil catatanku yang dipinjam oleh Luna! Aku harus segera mengambilnya! Hari senin nanti kan ada ulangan!
Aku pun segera bergegas pergi. Aku hanya tinggal berjalan kaki karna rumah Luna memang dekat denganku.

Brak!

Aku tak sengaja menabrak seorang anak.
"Aah...mian! Aku tak sengaja." Ucapku lalu membungkuk 90 derajat.
"Aah..tak apa-apa,aku juga tak hati-hati." Ucap anak itu,wajahnya manis sekali!



Aku pun membereskan beberapa barang yang jatuh dari tasku. Tunggu...aku lupa menanyakan nama anak itu! Yaah...anak itu udah ngacir duluan lagi. Yah,kalo ketemu lagi,aku harus tau namanya siapa! Kalo ketemu sih...

TBC~
Sekali lagi mian kalo fanficnya msh jelek ><